Pendidikan memiliki peran vital untuk mendorong individu meraih progresivitas pada semua lini kehidupan. Selain itu, pendidikan juga menjadi komponen penting dalam proses transformasi personal maupun sosial. Keluarga merupakan satuan terkecil dari kehidupan bermasyarakat. Keluarga di sini ialah keluarga menurut purefamily system (sistem keluarga pokok), yang terdiri dari bapak, ibu, dan anak; bukan keluarga menurut extended family system, yang terdiri dari bapak, nenek, mertua, keponakan dan sebagainya, seperti yang terdapat di kalangan bangsa indonesia. Orang tua merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya. Dikatakan pendidik pertama, karena di tempat inilah anak mendapatkan pendidikan untuk pertama kalinya sebelum ia menerima pendidikan yang lainnya. Islam mengajarkan, rumah tangga yang baik ialah rumah tangga yang di bangun dengan kehidupan penuh sakinah
Secara garis besar, pendidikan keluarga terdiri atas:
1. Pendidikan terhadap anak
Dalam mendidik anak, orang tua memiliki peran penting didalamnya. Ayah dan ibu memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak.
Berikut adalah peran masing-masing antara ayah dan ibu dalam mendidik anak:
a. Peran ayah
Kedudukan suami sebagai pemimpin keluarga bukan semata-mata berkewajiban menyediakan nafkah (makan dan minum), tetapi dibebani mengendalikan rumah tangga sehingga setiap anggota keluarga dapat menikmati makna keluarga dan agar setiap anggota keluarga dapat secara terus menerus meningkatkan kualitas pribadinya dalam berbagai segi, baik segi hubungan dengan Allah, dengan sesama manusia, segi penguasaan dan sebagainya.
Ayah sebagai pemimpin adalah menjadi panutan bagi anggota keluarga terutama anak-anaknya. Kekaguman dan penghargaan terhadap ayah penting untuk membina jiwa, moral, dan pikiran anak.
b. Peran ibu
Para istri atau ibu memainkan peranan penting dalam pendidikan anak. Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anak dalam suatu keluarga. Perilaku, tutur sapa, dan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh seorang ibu akan selalu menjadi rujukan atau ditiru oleh anak, demikian pula sikap dan perilaku ayah.
Ibu mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagaimana seorang ayah, namun berbeda peranannya. Menurut Islam, teratur tidaknya rumah tangga berada di tangan istri.
Adapun hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak, di antaranya:
• Kewajiban mengajarkan ilmu agama sejak dini
Keluarga yang ideal ialah keluarga yang mau memberikan dorongan kuat kepada anaknya untuk mendapatkan pendidikan agama. Jika mereka mampu dan berkesempatan, maka mereka lakukan sendiri pendidikan agama ini. Tetapi apabilatidak mampu atau tidak berkesempatan, maka mereka datangkan guru agama
• Pendidikan akhlak
Menurut Islam, keluarga lebih banyak berperan dalam pembinaan moral terutama pada masa kanak-kanak. Pertama yang harus diperhatikan adalah penyelamatan hubungan ibu bapak, sehingga pergaulan mereka menjadi contoh baik bagi kehidupan anak-anaknya, terutama anak-anak yang masih belum berumur 6 tahun, dimana mereka belum memahami kata-kata dan simbol abstrak.
• Pemberian hukuman
Tujuan dari hukuman pendidikan Islam adalah memberikan arahan dan perbaikan. Bukan balas dendam dan penguasaan diri. Untuk itulah harus diperhatikan kebiasaan anak dan karakternya sebelum menghukumnya. Memotivasi anak untuk berusaha memahami dan memperbaiki kesalahannya. Kemudian kesalahan tersebut dimaafkan setelah diperbaiki. Meskipun begitu konsep menghukum anak nakal agar jera tidak harus memukul dan bisa dengan ketegasan tanpa kekerasan, namun tidak juga mengabaikannya. Kelembutan dan pendekatan harus dilakukan terlebih dahulu sebelum hukuman.
2. Pendidikan terhadap istri
Tak hanya kewajiban orangtua mendidik anak, dalam keluarga suami juga memiliki kewajiban mendidik istri. Dikarenakan ibu adalah madrasah pertama untuk anak-anaknya, sehingga wajib bagi seorang istri untuk membimbing anak, dan wajib pula bagi suami untuk membimbing istrinya dalam mengatur rumah dan mendidik anak-anaknya. Dengan memahami dan mengamalkan agamanya, seseorang akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.








0 komentar